Logo

Untung Rugi Bisnis Sepatu Sneakers

Blog Single

Selalu ada peluang bisnis di mana pun kamu berada. Contohnya? Lihat saja anak-anak muda zaman sekarang yang begitu cinta dengan sepatu. Sandal karet atau kulit kini bukan lagi satu-satunya pilihan alas kaki. Saat nongkrong, milenial juga kerap menggunakan sneakers yang dianggap lebih nyaman untuk menunjang mobilitas mereka.

Tapi di dalam berbisnis tentu bukan hanya keuntungan saja yang datang. Kerugian pun juga bisa menjadi ombak raksasa yang siap menenggelamkan usahamu. Karena itu, diperlukan pengalaman dan strategi yang tepat untuk menjaga agar perairan bisnis sneakers tetap tenang supaya laba terus datang. Simak terus kiatnya!

Lagi Booming

Seperti yang disebutkan di atas bahwa sepatu kian jadi andalan bagi siapa pun dalam beraktivitas. Apalagi anak-anak muda zaman sekarang termasuk doyan gerak. Bukan hanya untuk kongko di mal atau kafe, generasi milenial dikenal suka jaga kesehatan. Bahkan berolahraga sudah menjadi gaya hidup karena menunjang penampilan demi meraih kesuksesan.

Peluang ini pasti bisa dibaca dengan baik oleh siapa saja. Menyediakan alas kaki yang nyaman, dengan desain keren akan membawa keuntungan berlipat mengingat pasar sneakers yang sangat besar.

Tapi harus diingat juga bahwa peta persaingan bisnis sneakers bukan hanya dari para kompetitor saja. Mereka yang ingin punya duit cepat pun juga siap melahap dan menghancurkan bisnis sneakers kamu. Misal, dengan menjiplak karyamu, lalu dijual dengan harga yang sangat rendah dan lebih terjangkau. Bagi mereka, kekayaan intelektual bukan masalah karena tinggal copy-paste dagangan orang saja.

Berinovasi Demi Keuntungan

Inovasi itu diperlukan dalam berusaha. Misal kamu bergerak sebagai penyedia sneakers kelas atas. Untuk mendapatkannya secara tunai pasti memberatkan banyak orang. Tapi peminat akan lebih banyak bila ada keringanan berupa cicilan bulanan.

Tapi, bisnis sneakers bukanlah bisnis tanpa tantangan. Sebaiknya ciptakan skema pembayaran cicilan yang tepat supaya pelangganmu nggak kabur begitu saja, meninggalkan kamu dan segunung beban hutang. Perencanaan yang tepat akan menyelamatkanmu dari jurang kehancuran.

Boleh Murah, Tapi Jangan Mengorbankan Keuntungan

Biasanya pengusaha sepatu lokal itu memulai usahanya dengan modal minim. Jadi sebaiknya lupakan untuk memilih strategi ‘bakar duit’ alias promo ini-itu demi mendapatkan pelanggan sebanyak-banyaknya. Faktanya, orang beli sepatu bisa satu atau dua tahun sekali. Apalagi kalau kualitas sneakers-nya juga mumpuni.

Demi menjaga persaingan di dunia bisnis sneakers, pastikan bahwa harga pemasaran produkmu bisa bertarung dengan para kompetitor lainnya. Perlu juga mengawasi kualitas kalau kamu mempekerjakan perusahaan lain dalam membuat sneakers. Segera lakukan tindakan bila dirasa ada penurunan kualitas karena tugasmu adalah menjaga supaya pelanggan tetap puas.

Memulai usaha sneakers itu mudah. Tapi menjaga dan mengembangkannya agar bisa bersaing di pasar yang lebih besar adalah tantangan yang harus dihadapi dan ditaklukkan. Jadilah seperti seekor badak, berani menghadapi apa pun yang ada di depannya. Andai berakhir gagal, jadikan sebagai pengalaman yang positif untuk membangun kembali bisnis kamu ke arah yang lebih baik.