Logo

Kurangi dari Sekarang, Dapatkan Manfaat Sehat dengan Tidak Begadang

Blog Single

Passion bekerja yang menggebu kadang membuat sebagian orang jadi lupa waktu. Apalagi jika sudah menganggap bekerja sebagai hobi. Demi mencapai tujuan yang ingin diraih, bekerja sampai larut bahkan tanpa sadar sering begadang.

Sekali dua kali mungkin tak masalah, tapi tahukah kamu kondisi kurang tidur dapat meningkatkan risiko tubuh mengalami gangguan kesehatan? Waktu tidur ideal adalah 6-8 jam direkomendasikan untuk orang dewasa, sementara anak-anak dan remaja memiliki jam tidur yang lebih panjang.

Lalu, apa manfaatnya? Tanpa disadari, dengan jam tidur yang cukup ada beberapa efek positifnya bagi kesehatanmu, lho.

Jadi Tak Mudah Depresi

Tidak sedang mengalami masalah berat tapi mengalami depresi? Cobalah melihat kembali waktu tidurmu. Gejala depresi bisa disebabkan tubuh mengalami kondisi kurang waktu tidur sehingga tidak mampu mengatasi pikiran dan melepaskan diri dari emosi negatif. Perbaikilah kualitas tidurmu, maka kamu bisa lebih baik dalam mengendalikan emosi untuk menurunkan gejala depresi.

Meningkatkan Konsentrasi

Kurang tidur tak hanya akan membuat kamu mengantuk tapi daya konsentrasi pun bisa ikut terganggu. Hal ini dijelaskan oleh sebuah studi dari California University yang menguji kadar kortisol dalam darah pada penderita henti napas saat tidur. Hasilnya diketahui terjadi peningkatan hormon stress yang berdampak buruk pada bagian otak yang menyimpan informasi untuk memori jangka panjang. Jadi, perbaikilah pola tidur bagi yang sudah terbiasa begadang untuk mendapatkan kembali daya konsentrasi otak.

Meminimalkan Risiko Jadi Pelupa

Ketika tidur di malam hari, otak akan mengalami proses regenerasi sel yang berfungsi untuk memperkuat ingatan. Selama proses tersebut, ingatan dan memori akan dipindahkan ke bagian otak yang bisa menyimpan memori jangka panjang. Apabila kamu kurang tidur, rangkaian proses tersebut bisa terganggu. Akibatnya, risiko menjadi pelupa atau pikun pun jauh lebih besar. Itulah kenapa tidur yang cukup dan mengurangi begadang tanpa ada tujuan, bisa membuat ingatan lebih cemerlang.

Meningkatkan Kesehatan Kulit

Selain sel otak, saat malam hari regenerasi sel juga dialami oleh sebagian sel dalam tubuh, termasuk sel kulit. Kurang tidur juga akan meningkatkan produksi hormone kortisol, hingga membuat tubuh memecah kolagen pada kulit lebih banyak. Imbasnya kandungan kolagen pada kulit berkurang, dan menyebabkan kulit jadi tak halus maupun elastis.

Lebih jauh lagi, begadang juga bisa menyebabkan daya tahan tubuh menurun sehingga rentan mengalami gangguan kesehatan. Salah satunya adalah panas dalam yang sering menyerang saat sistem imun tubuh menurun. Gejalanya adalah tubuh mengalami kondisi panas berlebihan terutama pada sistem pencernaan dan dapat menyebabkan timbulnya sariawan, bibir pecah-pecah, batuk, sakit tenggorokan, meriang, hingga sembelit.

Ada beberapa hal yang menjadi penyebab panas dalam. Mulai dari kurangnya asupan vitamin C, kebiasaan konsumsi makanan panas dan berlemak, kekurangan cairan tubuh, minim asupan serat, sampai kondisi cuaca panas. Selain itu, panas dalam juga bisa terjadi saat tubuh berada dalam kondisi stres dan kurang istirahat.

Jangan biarkan tubuh terserang panas dalam karena kebiasaan begadangmu. Saatnya lebih memperhatikan lagi waktu beristirahat. Bila gejala panas dalam datang, tak perlu panik. Siapkan Larutan Penyegar Cap Badak yang sudah dipercaya dari generasi ke generasi. Minuman produksi Sinde ini bekerja efektif meredakan gejala panas dalam karena kandungan Gypsum Fibrosum dan Galcareus Spar di dalamnya.

Diproduksi dengan teknologi modern asal Jerman, ramuan tradisional ini juga tersedia beberapa pilihan rasa yang bisa menyesuaikan selera, mulai dari original dan buah-buahan yang dapat membuat tubuh terasa segar saat mengonsumsinya.

Yuk, saatnya kurangi begadang dan jaga tubuh agar bebas panas dalam mulai sekarang!

Leave a Comment